Langsung ke konten utama

Postingan

Pendidikan Pertama Ada di Keluarga

Oleh : Hasan Ainul Yaqin sumber foto : infomadura.com Keluarga merupakan tempat utama mengajarkan pengetahuan kepada anggota keluarganya, dalam hal ini adalah anak mereka, terbentuknya kepribadian pada diri seorang anak dimulai semenjak dimana ia mengawali hidupnya dan mengenali lingkungan sekitar. Lingkungan pertama yang dikenali serta diamati oleh anak terdapat pada keluarga. Oleh sebab itulah peran keluarga untuk mengetahui perkembangan anak mulai dari sikap dan watak sangatlah penting dan sangat tergantung dipengaruhi faktor keluarga. Kalau lingkungan keluarga mengajarkan pendidikan yang baik, pembentukan karakter pada diri anak tersebut, akan tercipta anak yang memiliki budi pekerti yang tinggi, dan sebaliknya jika peran keluarga passif acuh tak acuh dalam mendidik anak, tidak memberi pengertian perbuatan baik yang harus dilakukan dan buruk harus dihindari, maka anak yang berada pada kawasan keluarga sedemikian, mengalami kecacatan berprilaku akibat kehilangan kontrol ...

Selamat Ulang Tahun Justisia

Di usia ke 25 tahun Justisia telah menelurkan tokoh hebat berkicampung di tengah – tengah masyarakat dengan hirroh pengabdian untuk kebenaran dan keadilan bagaikan oase di hamparan gurun pasir, baik yang mendedikasikan di luar negeri seperti Kang Manto yang saat ini menjadi Profesor Antropologi di Jabal Dahran Saudi Arabia, ada Mas Umam yang menjadi staf pengajar diluar negeri, dan sulit dihitung bagi alumni Justisia yang hidup di Indonesia berceceran disetiap daerah menyebarluaskan pengetahuan demi kemanusian, keadilan, dan kebenaran berbagai profesi.   semangat itu memang tergambar pada visi misi justisia untuk kebenaran dan keadilan. Diharapkan dari visi tersebut agar gelora kebenaran didada orang yang bernaung dibawahnya terus membara meski harus merasakan penderitaan melawan penguasa penindas ketika lembaga pers dibungkam, ketika suara rakyat ditepuk sebelah tangankan, ketika panggung demokrasi mengalami kelumpuhan.   Apapun keadaan yang dihadapi, dan segala res...

Bangkit Dari Zona Nyaman

Dalam diri manusia terdapat hasrat ingin meraup sesuatu   yang dapat diambil kegunaannya ataupun hanya sekedar mengkonsumsi meski sebenarnya tidak mengandung kemanfaatan sama sekali. Semua manusia punya keinginan bagaimana hidupnya nyaman. Namun kenyamanan tidak memberi ketentraman jika kenyamanan yang didapat tak diperoleh dari perjuangan. Sebenarnya kenyamanan yang berarti apabila ada perjuangan yang mendasari. Banyak kawan diantara kita ingin hidup nyaman, meski kenyamanan itu bersifat relatif. Ada orang merasa nyaman jika hidup penuh bergelimang harta, sehingga bisa membeli untuk mendapatkan sesuatu sesukanya, naluri setiap manusia pasti ingin punya harta yang banyak meski kadar kebutuhan manusia berbeda – beda. Namun tidak bisa dibohongi keinginan manusia mengejar dunia sebanyak mungkin adalah tindakan yang wajar. Lagi pula manusia adalah makhluq ekonomis yang berarti makhluk hendak beranjak memburu materi. Ini hal wajar selama didapat dari jerih payah tenaga sert...

Bersatunya Umat Islam Dalam Visi Kemanusiaan

Agama islam merupakan salah satu agama samawi yang diturunkan dimukan bumi dengan sifat kosmisnya berasal dari tuhan, sifat ini ditandai adanya wahyu , petunjuk, ajaran, maupun pedoman hidup yang disampaikan langsung darinya melalui perantara seorang utusan bernama Rosul. Wahyu tuhan secara garis besar berotasi pada dua garis dimensi, yaitu dimensi ketuhanan(hablun minallah) dan dimensi kemanusiaan (hablun minannas). Namun kedua hubungan tersebut tidaklah berdiri sendiri tanpa ada kesaling tergantungan satu sama lain. Artinya manusia menghormati manusia tidaklah semata mata lahir dari naluri dan akal sehat manusia sendiri untuk menghormati manusia lain meskipun secara hati nurani manusia dapat membedakan antara sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk. Kiranya peran wahyu yang telah memberi pedoman hidup dari segala relevansinya memantapkan keyaqinan manusia akan hal yang harus dilakukan dengan tanggung jawab dan siap siaga menerima konsekuensi atas apa yang telah dikerjakan...